Kamis, 09 Juni 2016

'Kode-kode Rahasia' dalam Batik

Batik ternyata tak sekadar busana dan karya seni. Lintu Tulisyantoro, pendiri komunitas Batik Jawa Timur mengungkapkan ada makna filosofis dalam tiap motif batik. "Ada batik yang bermakna doa nelayan agar mudah menangkap ikan," ucap Lintu sambil memperlihatkan foto batik di daerah pesisir, dalam acara talk show bertajuk 'Misteri Selembar Kain Batik Jawa Timur' yang diadakan di Tunjungan Convention Center, Tunjungan Plaza, Surabaya, Jumat 13 Mei 2016. Perhelatan ini merupakan bagian dari The 9th Surabaya Fashion Parade 2016.


Minggu, 22 Mei 2016

Blusukan ke Monumen Kapal Selam Surabaya

@katanieke
Monumen kapal selam Surabaya
Akhir pekan ini saya mengunjungi Monumen kapal selam Surabaya. Letaknya di Jalan Pemuda No.39, Surabaya, persis sebelah pusat perbelanjaan Plasa Surabaya. Atau masih di jantung kota Surabaya. Orang biasanya menyebut tempat ini dengan nama Monkasel, singkatannya.

Bersenang-senang di Surabaya Carnival




@katanieke

Ini pertama kalinya saya mengunjungi Surabaya Carnival. Sebelumnya saya hanya mendengar ceritanya dari sopir taksi, kalau saya sedang pulang ke Surabaya. Biasanya cerita itu muncul ketika taksi di tengah perjalanan menuju bandara Juanda. Dari sisi kiri jalan terlihat komidi putar yang menjulang tinggi. Surabaya Carnival itu semacam Dunia Fantasi-nya Jakarta, gitu. Taman bermain.

Jumat, 29 Agustus 2014

When You Doubt God


Akan ada satu momen dalam hidupmu, you will experience this: "the days when you doubt God. 

Tak apa. Kamu tak sendiri. Pahlawan-pahlawan yang disebut dalam alkitab itu: Ayub, Petrus, Thomas, Yusuf, Yeremia... mereka juga mengalaminya. 

Inilah hari-hari yang dinamakan Daud sebagai 'lembah kekelaman' (Mazmur 27). Hari-hari ketika kamu meragukan segalanya. Hari ketika kamu (hampir) menyerah dengan dirimu sendiri. Hari ketika kamu merasa panggilan Tuhan dalam hidupmu, hanya sekadar imajinasi. Khayalan gila. Ini adalah hari-hari kamu meragukan satu demi satu hal dalam hidupmu. Hari-hari ketika kamu begitu mempercayakan kepada Tuhan segalanya, tapi perjalanan justru membawamu ke sebuah lembah yang suram.

Merasa familiar dengan situasi ini? Aha. Jangan berhenti membaca ini.

Kamis, 24 Juli 2014

Kafir!



 Seorang teman mengeluh padaku. Dia dicap kafir oleh saudara-saudaranya karena berbeda pilihan calon presiden. Tak cuma sekali saudara-saudaranya melabelinya 'tersesat'. Menggunjingkannya seolah-olah dia manusia paling berdosa. "Lebaran kali ini aku enggak ke Solo. Mereka bilang aku kafir," ucapnya sedih.

Aku menepuk-nepuk pundaknya. "Jangan sedih, Mbak. Semoga sesudah pemilu hubungan kembali membaik," ujarku.