Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2010

Situasi Sulit Itu....

Apa arti saat sulit buatmu?



Situasi yang sulit membuat kita belajar: siapa Tuhan bagi kita dan siapa kita bagi Tuhan.

Situasi yang sulit menjadi kelas praktikum untuk menghadapi hidup dengan iman dan melihat diri kita sesuai apa janjiNYA.

Situasi yang sulit membuat kita merendahkan hati, meletakkan kekuatan dan harapan di tanganNYA.

Keberhasilan menghadapi situasi yang sulit membuat kita menyadari: ini bukan cerita tentang kita. Ini cerita tentang DIA.

Situasi yang sulit itu seperti cermin yang membuat kita melihat siapa sesungguhnya diri kita, dan apa yang tersembunyi di dalam hati kita.


Nieke Indrietta
(on my way to Kuningan Place this morning, Sunday, May 30, 2010)

Cerita Tentang Payung Tua

Payung tua lusuh, berwarna biru. Apa dia tidak bisa beli yg baru? Sengat matahari menembus lubang. Apa pedagang ini tak punya uang? Kusut masai muka payung. Laki-laki itu tidak pasang muka murung. (Tentang pedagang minuman depan Starbucks Melawai Blok M, Jumat pagi, 28 Mei 2010)







Pagi-pagi aku sudah nyangkruk di depan Starbucks Melawai. Bukan, aku tidak berniat minum kopi di kedai itu. Pasalnya, Lindian mengirim pesan pendek padaku.

Tidak usah ke Kuningan. Kamu tunggu aja di Starbucks Melawai, nanti aku jemput di situ.

Arlojiku menunjukkan pukul 09.15. Perkiraanku, Lindi sampai sekitar 09.30. Kami akan mengunjungi sebuah panti asuhan hari ini. Aku tiba lebih awal. Masuk ke supermarket dengan brand nama Jepang, yang letaknya di samping kedai kopi. Matahari pagi hangat, tapi cukup membuatku meleleh. Tenggorokan kering. Aku membeli minuman untuk melepas dahaga. Belum lagi, naga-naga dalam perutku tiba-tiba bernyanyi. Aku menyempatkan diri mampir membeli sepotong croisant dan tiga…

Pena

"Apa yang saya lakukan tidak menentukan siapa saya
akan tetapi siapa saya menentukan apa yang saya lakukan.


Mungkin orang lain menilai apa yang saya lakukan bukanlah yang terbaik,
tetapi saya menilai diri saya sendiri telah melakukan yang terbaik.
Sebab proses panjang yang harus saya lalui itu lebih mahal,
daripada harga sebuah nilai baik yang diberikan oleh orang lain.

Hal yang terpenting, tanpa anugerahNya,
saya tidak mungkin melakukan yang terbaik."

-Nieke Indrietta-
(saya menulisnya tahun 2004)


Barisan kalimat ini adalah kata-kata yang saya cantumkan di halaman pembuka skripsi saya. Entah kenapa saya memutuskan untuk mencantumkannya. Tapi huruf-huruf itu tidak sekadar huruf. Ini adalah rhema dari perjuangan ketika saya menyelesaikan skripsi saya. Dan bukan tanpa tujuan saya menaruhnya pada teras skripsi saya. Saya berpikir, orang-orang yang akan memasuki periode semester akhir akan mulai melakukan riset atas skripsi-skripsi yang sudah ada. Sama seperti yang saya lakukan. Sa…

Hujan: Sebuah Romansa