Langsung ke konten utama

Kenapa Disebut Jatuh Cinta?






Karena ketika kamu mencintai seseorang, kamu siap jatuh dan terluka.

Karena kamu mesti menjatuhkan ego dan kesombonganmu untuk mempertahankan cinta.

Karena kamu memilih, kemana kamu menjatuhkan pilihan hatimu. Ya, cinta itu memilih.

Karena ada seseorang yang menjatuhkan diri, berdarah dan terluka, demi melihat kehidupan kita berubah.

Karena ketika kamu terjatuh, ada tangan yang menopangmu dengan penuh cinta.

Karena Ia menjatuhkan pilihanNya padamu. Meski kamu tak setia. Ia tetap setia.

Karena ia tidak menuntutmu untuk menjatuhkan harga diri kamu sebagai perempuan, tapi menjaga dan mencintaimu apa adanya.

Karena ia menjatuhkan pilihan padamu, dan kamu menjatuhkan pilihan padanya.

Karena kamu bertanggung jawab atas pilihanmu, mencintai seseorang ada konsekuensinya. Pilihlah dengan benar.

Karena cinta itu tidak buta. Ada konsekuensi jatuh dan terluka. Tak ada orang yang sempurna.

Karena cinta bisa membuatmu merana, tapi kamu bisa meminimalisir dengan terlebih dulu menentukan standarmu.

Karena kamu menemukan rumahmu. Rumah adalah tempat kamu menaruh hatimu.

Karena kita menjatuhkan lutut kita untuk berdoa, untuk mendapat kekuatan mencinta.

Ingat, sebelum jatuh cinta, jatuhkan hatimu padaNya, yang terbaik yang bisa menjagamu, yang setia saat kita tidak setia.

Pandanglah langit berjelaga di kelamnya malam. Setiap kerling bintang, adalah kecupan sayangNya untukmu.

***

Postingan populer dari blog ini

7 Hal Agar Hubungan Cintamu Nggak Serumit Meteor Garden

"Kalau minta maaf berguna, buat apa ada polisi?"

Masih ingat kutipan ini nggak? Ini ucapan Daoming Si, tokoh utama F4 dalam drama seri Meteor Garden yang legendary. Demam F4 melanda dunia sejak drama Meteor Garden versi remake 2018 tayang. Kali ini aktor ganteng Dylan Wang yang memerankan Daoming Si, ketua F4 dan Shen Yue jadi Dong Shancai. Darren Chen jadi Hua Ze Lei yang kalem-kalem menggemaskan, Connor Leong (Mei Zuo), and Caesar Wu (Xi Men).


Wisata 1 Hari di Jogja: Tempat Selfie Paling Asyik (+Itinerary)

Pernahkah kamu hanya memiliki satu hari waktu untuk bersantai di sebuah kota? Saya mencoba membuat itinerary bila hanya punya waktu satu hari di Jogja. Itinerary ini dibuat berdasarkan pengalaman saya. Jadi, saya sudah memperkirakan jarak dan waktu sehingga perjalanan ini memungkinkan untuk dilakukan.
Oke, here we go...

Traveling ke Purbalingga: Singgah di Masjid Cheng Hoo

Arsitektur Masjid Cheng Hoo yang terletak di pinggir jalan itu pasti langsung mencuri perhatian orang yang melewati jalan raya desa Selaganggeng, Mrebet, Purbalingga. Sekilas mirip kelenteng. Warna bangunannya dominan putih dan merah. Dari jauh pun saya bisa melihat bagian atapnya yang berbentuk pagoda.